Perbedaan dan Persamaan Perayaan Imlek

Perbedaan dan Persamaan Perayaan Imlek

in Tips And Trick
Bagikan konten kami

Imlek merupakan perayaan pergantian tahun berdasarkan kalender China, terdapat perbedaan dan persamaan perayaan imlek. Bagi yang merayakan, Imlek merupakan moment yang tepat untuk mensyukuri pencapaian tahun lalu dan memohon keberuntungan kedepannya. Perayaan hari Imlek sudah ada di depan mata, dan sudah pasti ada banyak warga Indonesia yang merayakannya, khsusnya orang – orang yang beretnis Tionghoa.

Tradisi ini sudah berjalan selama turun – temurun, perayaan  “Guo Nian” atau “Xin Jia” oleh orang Tiongkok yang berarti lewat bulan atau bulan baru ini pasti akan ada banyak warga yang memeriahkan. Meskipun sama, sudah ada banyak proses akulturasi yang terjadi antara kebudayaan Indonesia dan China, sehigga perayaan imlek adalah tradisi kebudayaan yang tidak boleh hilang

Namun, meskipun perayaannya sama, ada perbedaan tradisi perayaan imlek di Negara China dan Indonesia. Berikut beberapa perbedaan dan persamaan perayaan imlek antar kedua negara.

 

Perbedaan dan Persamaan Perayaan Imlek di Indonesia

Perbedaan Perayaan Imlek

Hal yang paling signifikan dari perbedaan hari raya imlek dari kedua negara ini adalah makanannya. Hidangan yang muncul ketika hari raya

imlek tentu saja lebih banyak di negara asalnya yaitu China. Selain itu dari cita rasanya, sajian menu imlek lebih manis, sedangkan di negara asalnya, makanan imlek kebanyakan bercita rasa gurih dan asin. Hal ini terjadi karena adanya proses akulturasi antara keduanya. Namun ada juga keluarga yang tetap berusaha menyajikan sajian menu imlek sesuai negara nenek moyangnya. Bukti dari usaha pelestarian ini adalah munculnya Lontong Cap Go Meh dan Bakpao yang hingga saat ini memiliki ciri khas rasa asin.

Lontong Cap Go Meh
Sumber: https://food.detik.com/

Perbedaan nya juga muncul pada saat Cap Go Meh atau 15 hari setelah Imlek. Di Indonesia, perayaan ini dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga dan makan Lontong Cap Go Meh. Berbeda dengan China yang meyakan Cap Go Meh lebih meriah. Mereka melakukan festival lampion, membuat syair untuk kompetisi cari jodoh, dan adanya makanan khas yaitu Ronde dan Wonton yang seperti pangsit.

Namun jika dilihat di indonesia, perayaan imlek lebih beragam karena adanya proses akulturasi antar kedua negara. Seperti adanya mandi bareng dari Sumur Tujuh Lobang di Depok, pertunjukan debus di singkawang, dan Grebek Sudiro di Solo. Pertunjukan ini tentu saja hanya ada di Indonesia, bahkan banyak warga negara asing yang berkunjung untuk melihat pertunjukan ketika imlek ini.

Persamaan Perayaan Imlek

Namun ada juga persamaannya. Yang pertama adalah tradisi membersihkan rumah menjelang Imlek. Etnis tionghoa mempercayai bahwa membersihkan rumah sebelum imlek mampu menghilangkan keburukan atau kesialan dari tahun sebelumnya. Namun ketika tahun baru Imlek, ada pantangan untuk membersihkan rumah karena hal ini dipercaya mampu menghilangkan rezeki yang masuk.

Selain itu, menjelang Imlek mereka sama – sama mendekorasi rumah yang didominasi dengan warna merah. Mereka juga mendekorasi rumah dengan memberikan tambahan hiasan seperti lampion, tanaman bamboo, pohon jeruk mandarin, pohon angpao dan sebagainya. Bagi kamu yang merayakan imlek dan ingin rumah terlihat meriah, kamu juga bisa memesan sarung bantal khas imlek custom di sarungbantalcustom.com.

Tidak lupa juga adanya pemberian angpao kepada anggota keluarga. Isi angpao harus sesuai dengan umur dari kerabat atau keluarga. Biasanya, semakin besar usia si penerima angpao semakin besar pula jumlah uang angpao nya. Namun yang paling penting, pemberian angpao harus sesuai dengan kemampuan ekonomi si pemberi angpao.

Itulah perbedaan dan persamaan perayaan imlek di China dan di Indonesia. Ketika etnis tionghioa masuk ke Indonesia, sudah terjadi banyak sekali proses akulturasi antar kedua negara. Bagi kamu yang mau merayakan imlek, kamu bisa memesan sarung bantal custom Bandung dengan desain khas imlek buatan kamu agar perayaan imlek menjadi lebih meriah.

 


Bagikan konten kami